26 Februari 2026

puskesmas sekupang

KamiSuka Puskesmas Sekupang

Hari Kanker Anak Sedunia 15 Februari

Hari Kanker Anak Sedunia (International Childhood Cancer Day) diperingati setiap tanggal 15 Februari sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker pada anak, serta memberikan dukungan kepada anak-anak pejuang kanker, keluarga, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam perawatan mereka.

Pada tahun 2026, peringatan ini kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap deteksi dini, akses pengobatan yang tepat, serta pentingnya dukungan psikososial bagi anak yang menjalani terapi kanker.Berdasarkan data dari World Health Organization, diperkirakan terdapat sekitar 400.000 kasus baru kanker pada anak dan remaja (usia 0–19 tahun) setiap tahun di seluruh dunia.

Di Indonesia, data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa kanker termasuk salah satu penyebab kematian utama pada anak akibat penyakit tidak menular. Jenis kanker anak yang paling sering ditemukan antara lain:

  • Leukemia (kanker darah)
  • Tumor otak
  • Limfoma
  • Retinoblastoma
  • Neuroblastoma

Sebagian besar kasus di negara berkembang sering terdiagnosis pada stadium lanjut karena kurangnya kesadaran akan tanda dan gejala awal. Beberapa gejala umum kanker pada anak antara lain:

  • Demam berkepanjangan tanpa sebab jelas
  • Pucat, mudah lelah, atau sering memar
  • Benjolan yang tidak nyeri dan terus membesar
  • Nyeri tulang atau sendi yang menetap
  • Sakit kepala berat disertai muntah berulang
  • Gangguan penglihatan (misalnya mata tampak putih/berkilau)

Deteksi dini sangat penting karena kanker pada anak umumnya memiliki peluang sembuh lebih tinggi jika ditangani lebih cepat dan tepat.

Walaupun sebagian besar kanker anak tidak dapat dicegah secara spesifik karena bukan disebabkan oleh gaya hidup seperti pada orang dewasa, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  1. Pemeriksaan kesehatan rutin dan segera memeriksakan anak jika muncul gejala mencurigakan.
  2. Imunisasi lengkap, termasuk vaksin Hepatitis B untuk mencegah kanker hati di masa depan.
  3. Pola hidup sehat: asupan gizi seimbang, aktivitas fisik cukup, dan lingkungan bebas asap rokok.
  4. Edukasi masyarakat tentang tanda bahaya kanker pada anak.
  5. Akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat, termasuk rujukan ke fasilitas yang memiliki layanan onkologi anak.
  6. Dukungan psikososial bagi anak dan keluarga selama proses pengobatan.

Hari Kanker Anak Sedunia 15 Februari 2026 menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan hidup yang sehat dan berkualitas. Dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan angka kesembuhan serta kualitas hidup anak-anak pejuang kanker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *